Warga Tanjung Menang di Banyuasin Sumsel, Keluhkan Jalan Dari Dana Desa, Baru Hitungan Bulan Rudah Rusak,dan Retak-retak.

MATA-ELANG.COM || BANYUASIN-SUMSEL, -Berdasarkan informasi warga sekitar, tepatnya pada Selasa enam desember kemarin, bangunan tersebut Belum berapa lama direalisasi. Bahkan masih hitungan bulan,namun sudah alami kerusakan. Hal ini menjadi kekecewaan warga desa Tanjung Menang,kecamatan Rantau Bayur, kabupaten Banyuasin.

Menurut informasi warga, jalan tersebut baru dalam hitungan bulan.jalan yang menurut informasi warga dibangun dari dana desa senilai 204.000.000,-rupiah, dari total dana desa 973.873.000,-rupiah, itu tidak sesuai harapan.
kekecewaan warga akhirnya mengundang berbagai asumsi.didapati pula info masyarakat bahwa,sebelumnya memang sudah ada kecurigaan warga tentang bangunan jalan tersebut. jalan desa yang seharusnya dibangun berdasarkan musyawarah, dan dikerjakan secara transfaran,malah diduga berbanding terbalik. pada kenyataannya, tidak terdapat plang merek atau papan informasi publik. bahkan sebagian besar dikerjakan pada malam hari.

Seperti tanggapan Wani salah satu warga desa Tanjung menang yang mengaku prihatin dengan desanya.

“Kami tidak melihat adanya plang merek saat dilaksanakan pembangunan jalan tersebut, dan kegiatan lebih banyak dilakukan pada malam hari”
Tukas Wani.

lanjut dia, “Demi desa kami,saya siap bersedia untuk dipanggil menjadi saksi saat diperlukan” tegas Wani

berkaitan hal tersebut, sebelumnya Awak mediapun pernah mempertanyakan prihal plang merk itu kepihak pemerintah desa Tanjung menang,namun tidak ada yang bisa menunjukkan papan merek pada kegiatan realisasi itu.

saat itupun diantara banyak warga, Wani pun ikut menemui perangkat desa yang kami hendak temui.

Terkait keluhan warga kemudian awak media melakukan konfirmasi via chat kepada Supardi Sekertaris desa yang saat ini menjabat sebagai PLH KADES Tanjung Menang. Namun Supardi mengaku tidak tau persis dalam hal pelaksanaan pembangunan tersebut.
Supardi kemudian mengarahkan awak media agar menanyakan persoalan itu kepada Bendahara desanya.

ditanya kebenaran bahwa dia sudah menjabat sekdes waktu itu? Supardi mengakui nya.

“Nah saya kurang tau masalah pembangunan itu.memang benar saya waktu itu selaku sekdes,namun saya tidak dilibatkan dalam pembangunan itu.silahkan tanyakan saja kepada Bendahara desa”
Begitu ujar Supardi melalui via chating.

Sehubungan dengan ini,warga desa Tanjung Menang berharap,agar kecamatan Rantau Bayur atau pemkab Banyuasin dapat merespon keluhan masyarakat demi berjalannya pembangunan desanya sesuai tujuan.

Dan agar jalannya pemerintahan desa Tanjung menang seperti BPD, sekdes,dan perangkat desa lainnya dapat memahami tupoksinya sebagai aparatur desa yang baik dan bertanggung jawab.

Terkait hal tersebut diatas awak media telah melakukan upaya via chat,untuk mengkonfirmasi Ketua BPD desa Tanjung menang.

Menindak lanjuti pemberitaan dan Informasi ini, awak media akan menelusuri kembali demi kepentingan publik.

Dari Tanjung Menang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jamhadi, Mengabarkan.

Penulis: JamhadiEditor: M.Sajirin/E

Tinggalkan Balasan