Penegak Hukum Langgar Hukum?, “RMA”, Pimred Media Nasional Mengaku Jadi Korban Oknum Polisi.

“Dalam pengakuan itu, Rasul Mustafa Ansar mengaku Menjadi Korban Dugaan Penggelapan Yang di Lakukan Oleh Oknum Anggota Kepolisian. Dalam pengakuan itu pula, RMA Mendesak Integritas KapolresButon Utara Selesaikan Masalah yang diduga di lakukan Merupakan oknum  Anggotanya”.

Mata-elang.com || BUTUR-SULTRA, Kasus dugaan penggelapan uang yang di lakukan oleh oknum kepolisian polres Buton Utara kepada Pimpinan Redaksi Media Nasional yakni Sultra Expost makin tidak terarah. 26/07/2023

Dalam keterangan rilisnya, pimpinan redaksi Sultra Expost sekalisgus selaku pengurus lembaga JPKPN tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak bisa lagi diam terkait apa yang di lakukan oleh oknum polisi ini.

” Saya tidak akan diam saja, pasalnya ini juga sudah cukup lama dan ini sudah termaksud penggelapan uang yang dilakukan oleh oknum polisi berinisial AN ini, pasalnya dia juga sudah melakukan surat pernyataan jelas di hadapan penyidik namun sampai sekarang tidak pernah terselesaikan “. Ujar Rasul Mustafa Ansar dengan panggilan akrab Ali

Lanjut ia ( Ali ), sudah mau dua Minggu ini kami di janjikan terus oleh inisial AN ini bahwa dia akan membayar sisanya yang sekitar kurang lebih 7 juta namun sangatt banyak alibinya. Tegasnya

Tak hanya itu, pimpred ini juga mengatakan bahwa meminta kepada Kapolres Buton Utara agar mendesak saudara inisial AN.

” Saya berharap kepada Kapolres Buton Utara agar bisa mengetahui kasus yang kami laporkan terkait dugaan pemerasan dan dugaan penipuan yang di lakukan anggotanya “.

Lanjut ia, kalau kita kembali ke awal ini sudah jelas penggelapan uang namun kami masih mengingat mitra kita untuk bisa kita lakukan secara kekeluargaan, namun kalau begini terus kami juga akan lakukan penegasan bahwa silahkan kembalikan uang kami dan laporan kami tetap di teruskan pasalnya ini salah satu pelanggaran berat yang nantinya akan merusak nama kepolisian khusus nya yang wilayah kerjanya di lingkup Buton Utara.

Pimpinan redaksi ini selaku korban menegaskan dalam rilisannya bahwa jika mau akhir bulan seperti ungkapan Inisial AN Maka kami minta agar ada pernyataan baru dan jaminan, karena disaat dia lakukan penagihan yang tidak jelas itu secara dugaan pemaksaan.

Berita Terupdate

Leave a Comment