Kementrian Pertanian, Apresiasi Pemkab Ogan Ilir, Kukuhkan 400 Petani Milenial.

 



MATA-ELANG.COM || OGAN ILIR-SUMSEL, -Sebanyak 400 petani milenial pada 16 kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) dikukuhkan, Senin (5/12) pada launching ‘Gerakan Petani Muda: Ogan Ilir Bangkit!’ periode 2022 hingga 2027.

Pengukuhan 400 petani milenial dilakukan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru bersama Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar.

Hadir Billy Mambrasar, Staf Khusus Presiden RI dan sejumlah stakeholders di antaranya Kepala SMKPPN Sembawa, Yudi Astoni di Lapangan Tanjung Putus Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir.

Pada launching ‘Gerakan Petani Muda: Ogan Ilir Bangkit!’ tersebut, Billy Mambrasar membawa pesan Presiden RI Joko Widodo bahwa regenerasi petani mutlak dilakukan.

“Petani kita usia di bawah 35 tahun hanya tinggal 16 persen, solusinya dengan meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Presiden Jokowi menginstruksikan seluruh elemen bangsa turut mendukung regenerasi petani,” katanya dalam siaran pers, Selasa (6/120.

Harapan Presiden Jokowi, katanya, seluruh ekosistem dapat menumbuhkan petani-petani muda yg mengisi pertanian sebagai sektor paling esensial di Indonesia.

Langkah pemerintah daerah seperti Pemkab Ogan Ilir diapresiasi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP)  Dedi Nursyamsi memastikan kesiapan jajarannya untuk mendukung peningkatan kualitas SDM pertanian di seluruh Indonesia.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyampaikan Tiga Pesan. Pertama, generasi muda harus bangga menjadi bangga jadi petani. Kedua, petani milenial harus dapat meneropong potensi daerah untuk dimanfaatkan dalam bidang pertanian dan ketiga adalah fokus dan disiplin.

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menegaskan langkah Pemkab Ogan Ilir di bidang pertanian adalah berupaya mendukung program Presiden Jokowi untuk melahirkan petani muda unggul.

“Tujuan program daerah tersebut, mendorong generasi milenial yang bergabung dapat diarahkan menjadi agrotechnopreneur muda, bertalenta digital berbasis kearifan lokal.

“Petani milenial dikembangkan Pemkab Ogan Ilir untuk mengubah paradigma dan menumbuhkan rasa optimis jangan sampai petani menjadi pilihan karier terakhir,” kata Panca WA, bupati termuda di wilayah Sumsel.

Sementara Kepala SMKPPN Yudi Astoni menegaskan komitmen Kementan untuk mendukung pemerintah daerah membangun potensi pertanian bersama petani milenial dan wirausahawan muda pertanian.

Penulis: HarkatEditor: M.Sajirin/E

Tinggalkan Balasan