Kecam Kriminalisasi Mahasiswa, Pimred PenaJurnalis.My.ID : “Stop Tindakan Premanisme”.

MATA-ELANG.COM || MAKSSAR-SULSEL, -Pakerjaan pembangunan gedung Perawatan TBC Paru BBKPM Makassar menjadi sorotan aktivis dan pegiat antikorupsi Sulawesi Selatan. Pekerjaan proyek ini dikritisi dan menjadi sorotan pegiat antikorupsi karena sejak awal pelaksaan tender diduga sudah ada masalah.

Demikian hal tersebut di sampaikan langsung Oleh Ahmad L selaku koordinator lapangan Ia mengungkapkan, pakerjaan pembangunan gedung perawatan TBC Paru BBKPM Makassar TA. 2021.

Dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana PT. Sahabat Karya Sejati dengan Nilai Kontrak (Rp. 15.262.369.211,26 ) menjadi kuat dugaan pekerjaan tersebut tidak sepenuhnya sesuai RAB dan SOP, serta pekerjaan tersebut melampaui batas waktu yang telah ditentukan dalam kontrak.

Menurut Ahmad, paket pekerjaan pembangunan gedung perawatan TBC Paru BBKPM Makassar juga diduga telah terjadi persekongkolan yang terstrukstur, sistematis dan massif karena tidak melaksanakan fakta integritas dalam penandatangan kontrak kerja, dimana Pokja, PPK dan Satker diduga tidak melaksanakan Evaluasi, Verifikasi dan Kalrifikasi atas calon pemenang tender, yang mana diketahui bahwa PT. Sahabat Karya Sejati sejak tahun 2017 masuk dalam daftar pengawasan Aparat Penegak Hukum (APH).

Hal itu terkait Pembangunan Politeknik KP Dumai yang diduga merugikan keuangan negara, hal itu dipertegas dengan Surat Panggilan polisi No. 318/XI/2020/Reskrim.

Sehingga akibat yang ditimbulkan dari permasalahan tersebut diatas diduga akan berimbas pada pekerjaan Pembangunan Gedung Perawatan TBC Paru BBKPM Makassar yang tidak akan selesai sesuai batas waktu yang telah ditentukan dalam kontrak.

Oleh karena itu Masa aksi dari Suara Untuk Amanat Rakyat (Suara Indonesia) hadir di depan gedung TBC Paru BBKPM Makassar, untuk mempertanyakan dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pembagunan gedung perawatan TBC paru BBPKM Makassar.

Hal tersebut di luar dugaan di karenakan masa aksi didatangi oleh salahsatu oknum yang mengatasnamakan dari pihak balai BBPKM Makassar, meminta kepada masa aksi untuk langsung melakukan RDP di karenakan, Aktivitas Demonstrasi akan mengagu pasien TBC paru. Maka hal-hal tersebut di koordinasikan oleh jenderal lapangan kepada masa aksi untuk tetap tenang dan menunggu hasil dari RDP dengan pihak Balai BBPKM Makassar dengan jaminan keamanan masa aksi yang masi berada di depan BBPKM Makassar.

Akan tetapi masa aksi di datanggi oleh beberapa oknum yang tidak di kenal dan melakukan pembubaran paksa serta pemukulan terhadap beberapa masa aksi tepat pukul 02:13 WITA. Sehingga mengakibatkan korban salah satu anggota masa aksi.

Oleh karena itu. Ahmad L menyampaikan bahwa kuat dugaan terkait tindakan represif yang di lakukan oleh oknum-oknum tidak dikenal adalah tindakan kongkalikong yang suda di atur sedemikian rupa oleh pihak balai BBPKM Makassar dengan pihak Pemegang Tender PT. Sahabat karya sejati’* untuk menggagalkan Aksi unjuk rasa tersebut.

Dalam pertemuan yang di wakili oleh Ahmad L dengan beberapa rekan-rekan masa aksi, Tidak adanya kejelasan terkait proyek pembangunan gedung perawatan TBC paru BBPKM Makassar.

Maka. Ahmad L menyampaikan Aksi tersebut akan tetap berlanjut dan mengecam keras tindakan represif yang di lakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab kepada masa aksi. (Red/MPG)

Tinggalkan Balasan