Oper Rekrutmen Jurnalis

Demonstran Yang Terhimpun Dalam AM2B,   Gruduk  Kantor BUPATI dan Kantor DPRD Tapanuli Selatan.

MATA-ELANG.COM || TAPANULI SELATAN-SUMUT, -Masyarakat Marancar Bersatu (AM2B) Tapanuli selatan melakukan Aksi Demo yang di Komandoi oleh Zainal Abidin sebagai Penanggung jawab Aksi bersama Pahrul Rozi Pasaribu dan Al Ashari Harianja sebagai Penanggung jawab Lapangan Sempat Ricuh saat melakukan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bupati kabupaten Tapanuli Selatan, Sehingga menuju Kantor DPRD Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada rabu, (21/12/2022) yang lalu.

Adapun Dasar Aksi Rombongan Massa AM2B terkait Dugaan Pelanggaran Hukum oleh Oknum Kades Aek Nabara inisial (MS) di kecamatan Marancar kabupaten Tapanuli Selatan tentang Dugaan Ancaman dan Intimidasi terhadap beberapa Warganya ketika menjelang Pilkades serentak yang diselenggarakan pada tanggal 14 Desember 2022 yang lewat se kabupaten Tapanuli Selatan.

Ancaman intimidasi Kades tersebut berupa “Segala bentuk bantuan yang bersumber dari Pemerintah tidak akan diberikan kepada yang bersangkutan dan juga segala urusan yang berkaitan dengan administrasi bahkan acara adat istiadat didesa tidak akan diperhatikan” ungkap beberapa Pengurus Aliansi AM2B.

“Makanya kami dari AM2B Tapsel membuat suatu keputusan untuk berangkat dan membawa bukti – bukti dari kampung ke kantor Bupati Tapanuli Selatan untuk keadilan masyarakat Aek Nabara, Sempat ricuh saat disambut Asisten 1 dan pihak inspektorat Kabupaten Tapsel karna kurang komunikasi dan pro aktif di antara kedua belah pihak” imbuh pengurus AM2B kepada Wartawan, Jum’at (23/12/2022) di Sipirok.

Tidak dapat titik temu, maka Aksi dilanjutkan ke kantor DPRD kabupaten Tapanuli Selatan yang disambut anggota DPR dan berkas pernyataan sikap disampikan oleh AM2B, massa meminta agar dilaksakan RDP dengan dinas terkait.

Adapun pernyataan masyarakat Desa aek nabara kecamatan marancar yang tergabung atas nama Aliansi Masyarakat Marancar Bersatu (AM2B) menytakan sikap.

1.Meminta Kepada Bupati Kabupaten Tapsel H Dolly Putra Parlindungan Pasaribu agar melakukan evaluasi terhadap kinerja Inspektorat daerah serta PMD dalam upanya penyaluran dana BLT dan bantuan lainnya yang sarat akan kecurangan dan manipulasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

2.Meminta kepada Bupati Kabupaten Tapsel H Dolly Putra Parlindungan Pasaribu agar melakukan evaluasi terhadap hasil pilkades desa aek nabara, yang penuh dengan kecurangan,intimidasi,intervensi dan ancaman oleh petahana/terhadap masyarakat dibuktikan dengan pernyataan masyarakat.

3.Meminta Kepada Bupati Kabupaten Tapsel H Dolly Putra Parlindungan Pasaribu dalam hal Ini inspektur Insperktorat Daerah kabupaten Tapanuli Selatan agar memberikan penjelasan sejelas-jelasnya terkaid tindak lanjut laporan masyarakat dan pemanggilan terhadap masyarkat yang belum diinfokan kemasyarkat/ penyaalahgunaan dana BLT.

4.Meminta kepada Bupati Kabupaten Tapsel H Dolly Putra Parlindungan Pasaribu dalam hal ini Kepala Dinas PMD agar melakukan kajian ,investigasi,analisis,terhadap MS/ petahana calon kades/terpilih karna dugaan kami bahwa dana BLT dan bantuan lainnya telah digunakan sebagai sarana kampanye untuk mengintervensi bahkan mengacam agar tetap memilih beliau (MS).

5. Meminta kepada Bupati Kabupaten Tapsel H DOLLY PUTRA PARLIDUNGAN PASARIBU, dalam hal ini Sekda Kab.Tapsel agar mengkaci kinerja tim penanggung jawab /panitia kabupaten, panitia kecamatan, panitia desa terkait tahapan dan hasil pilkades di desa aek nabara kecamatan Marancar.

6. Meminta kepada Bupati Kabupaten Tapsel H DOLLY PUTRA PARLIDUNGAN PASARIBU, dalam hal ini Kakan Kesbangpol agar turut andil dalam menyelesaikan persolan di desa Aek Nabara Kecamtan Marancar terkaid tahapan dan hasil pilkades yang sarat dengan intimidasi terhadap masyarkat.

7. Meminta kepada Ketua Dprd Kabupaten Tapanuli Selatan yang terhormat Abdul Bashit Dalimunte agar melakukan mediasi kepada masyarakat terkaid persoalan dana BLT dan hasil Pilkades yang sarat akan kecurangan dan intervensi.

8. Meminta kepada Kejari Kab.Tapanuli selatan agar memanggil Inspektorat daerah Kab.Tapunuli Selatan, Kepala Dinas PMD serta kepala Desa Aek Nabara agar melakukan investigasi terkaid penyaluran dana BLT yang diduga disalgunakan apalagi untuk kepentingan kampanye calon Kades/Petahan MS.

9. Meminta kepada seluruh seluruh stakeholder agar kiranya dapat menyelesaikan segenap persoalan didesa Aek Nabara Kecamatan marancar berupa penyaluran dan BLT dan hasil pilkades, semata mata ini kami Sampaikan bukan demi kepentingan pribadi atau golongan akan tetapi ini semua demi kebaikan bersama agar didesa aek nabara tidak muncul perselisihan,keributan,kebencian diantara masyarkat demi mewujudkan masyarakat yang Sehat Maju Cerdas dan Sejahtera (SCS).

Sementara Al Ashari Harianja penanggung jawab Aksi Demo Massa AM2B mengatakan, Terkait kasus BLT ini, kita dari rombongan beberapa masyarakat sudah melaporkan kades Desa Aek Nabara tersebut ke Polres Tapsel namun pihak Polres melimpahkan berkas yang kita laporkan ke Inspektorat Kabupaten Tapsel, kata Al Ashari Harianja.

 

Penulis: Samsul HasibuanEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Pemberitahuan : Segala Berita yang di Nilai Tidak Berimbang Dalam penerbitan, Merupakan Berita Yang masih dalam proses penindaklanjutan, dan Segala informasi yang dihimpun kemudian, Akan diterbitkan pada edisi penayangan Berikutnya.
Segala Pemberitaan Merupakan Tanggung Jawab Redaksi.