Bendera Kerajaan Adat Nusantara, Berkibar Melintas di Depan Presiden Saat Perayaan HUT RI.

MATA-ELANG.COM || TANGGAMUS-LAMPUNG, -Kijang Melipit tebing diarak berkibar bersama 16 Kerajaan asli Nusantara lainnya melintas di depan Presiden RI Joko widodo pada upacara hari ulang tahun Kemerdekaan RI yang ke 71 Rabu 17/8/2016.

Terlihat pada gambar,tampak di usung oleh Pendekar Puting beliung di dampingi oleh Panglima Kepaksian Pernong yang berasal dari Wayhandak, para Bahatur dan Hulubalang serta para Raja Jukkuan Paksi dan Raja Pengapungan Batin beserta Para Punggawa Kerabat Kerajaan yang berasal dari Wayhandak, Tanggamus, Pesawaran, Pesisir Barat dan Lampung Barat Tempat di Istana Negara Jakarta.

Menurut keterangan pangeran Edwardsyah pernong terhadap awak media, “Tercatat dalam sejarah Kepahlawanan di tanah Lampung bahwa Kerajaan Sekala Brak kepaksian Pernong para Bangsawan Kerajaan nya terkenal di Setiap kalangan di medan pertempuran baik dalam perang Kemerdekaan maupun Gerakan Operasi Militer dalam mempertahankan keutuhan NKRI,dibuktikan dengan jasad-jasad Bangsawan Kepaksian Pernong Sekala Brak yang mana telah mengharumkan Bumi NKRI sebagai Kesuma Bangsa, Antaralain di beberapa Makam Pahlawan Antara lain.Letnan INf .Ahmad Zawawi Akmal,ponakan kandung dari Sultan Kepaksian Pernong Yang ke 21.

Sambungnya, “Para pahlawan tersebut bermakam di Taman Makam Pahlawan Jakarta,Ki Akmal Dalom Raja Kapitan Ayah kandung dari Pahlawan Letnan A.Zawawi Akmal yang juga adalah Kakak Ipar dari Sultan Kepaksian Pernong yang ke 21 sebagai Pahlawan Kebangsaan Rakyat Ranau bermakam di Taman Makam Pahlawan Batu Raja Ogan Komering Ulu dan Hal yang sangat langka dalam Sejerah Kepahlawanan dimana Sultan Kepaksian Pernong Yang ke 21.

Lanjutnya”Pangeran Suhaimi Sultan Lela Muda sebagai Pejuang Kemerdekaan Terbaring tenang bersama Tiga Putra Kandung nya yang juga sama-sama Pahlawan Pejuang Kemerdekaan RI di Taman Makam Pahlawan Bandar Lampung

mudah Mudahan semangat Patriot kecintaan dan dan kesetiaan terhadap NKRI yang berdasarkan Pancasila terap menetes sebagai Embrio,dan juga terus mengalir membawa Karakter Keberanian serta Kesetiaan yang tidak pernah Luntur terhadap Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.‘NKRI Harga Mati.

Penulis: Zailani Editor: Red

Tinggalkan Balasan