Di Terbitkan Oleh : PT.Mataelang Milenial Group
Oper Rekrutmen Jurnalis

Ada Apa Dengan Kejaksaan?, Kasus Korup Anggaran SIMRS BP Batam di Nilai Tertutup dan Lamban.

“Jalan Panjang dan Terjal Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi SIMRS BP Batam Tahun anggaran 2018 dan 2020”.

MATA-ELANG.COM || Batam-Kepri, -Kasus dugaan Korupsi sistem informasi manajemen Rumah sakit ( SIMRS ) BP Batam tahun anggaran 2018 bersumber dari APBN pos anggaran Pusat Data dan Sistem informasi ( PDSI ) BP Batam dan tahun anggaran 2020 sumber dari APBN pos anggaran Rumah sakit Bp Batam sudah 2 tahun lamanya bergulir di kejaksaan negeri Batam saat ini viral di media massa.

Untuk Kasus SIMRS tahun anggaran 2018 kejaksaan negeri Batam mengatakan sudah ada tersangka nya 2 orang, namun belum di umumkan ke publik, tentu masyarakat Batam bertanya ada apa dengan kejaksaan negeri Batam.?

Hasil audit BPKP perwakilan provinsi Kepulauan Riau kerugian negara sebesar Rp 1.893.3000.000.

Tentu menjadi pertanyaan untuk anggaran 2018 berapa besar kerugian negara dan untuk anggaran 2020 berapa banyak kerugian negara, Kejaksaan negeri Batam tentu harus menjelaskannya.

Mengingat Kasus tersebut memakai mata anggaran 2 pos,ada yang dari pos PDSI dan ada yang dari pos anggaran Rumah sakit Bp Batam.

Jika kita cermati dari kronologi laporan yang di buat oleh Syarifah nurqomar Alattas pada tanggal 09 Agustus 2021 dan di tanda tangani diatas materi, menurut Zakaria dari Badan Anti Korupsi Independen ( BAKIN ) banyak kejanggalan.

Seperti perusahaan pemenang lelang PT sarana primadata kenapa pekerjaan di subkon kepada PT exindo informaSition teknologi, ternyata tidak kompeten.

Dan pekerjaan belum selesai sudah di bayar lunas, nah siapa yang menyuruh membayar harus bertanggung jawab.

Lebih parahnya lagi pekerjaan tersebut di tender lagi dengan anggaran baru tanpa lelang Penunjukan langsung ( PL ).

Mulkansyah Ketua RCW Kepulauan Riau Ketika di konfirmasi terkait Kasus SIMRS Bp, mengatakan jika sudah ada 2alat bukti apa lagi hasil audit ada kerugian negara segera umum kan tersangka nya dan kita yakin kasus ini banyak pihak terlibat.sekarang masyarakat Batam menunggu keseriusan dari kejaksaan negeri Batam ujarnya.

Sebagai mana kita ketahui Kasus SIMRS Bp Batam sampai saat ini pihak kejaksaan negeri Batam belum mengumumkan tersangka kasus dugaan Korupsi SIMRS Bp Batam Anggaran 2018 dan 2020, mampu dan beranikah kejaksaan negeri Batam membawa Kasus ini sampai pengadilan. (Ismail Ratusimbangan).

Hingga Berita ini terbit, media masih terus melakukan Upaya konfirmasi berlanjut terhadap pihak terkait dan akan di tayangkan pada edisi penayangan berikutnya.

(INFORMASI : "Media memberikan Kesempatan kepada seluruh pihak untuk memberikan hak jawab ataupun klarifikasi serta ralat terkait setiap berita yang di terbitkan!!".) YouTube @Media Mata Elang https://www.youtube.com/@mediamataelang6834

Tinggalkan Balasan

Pemberitahuan : Segala Berita yang di Nilai Tidak Berimbang Dalam penerbitan, Merupakan Berita Yang masih dalam proses penindaklanjutan, dan Segala informasi yang dihimpun kemudian, Akan diterbitkan pada edisi penayangan Berikutnya.
Segala Pemberitaan Merupakan Tanggung Jawab Redaksi.